Dual Ubuntu

Saat proses upgrade Ubuntu, dari Feisty Fawn (v.7.04) ke Gutsy Gibbon (v.7.10), aku kurang beruntung. Niat awal untuk upgrade melalui Synaptic, biar gak repot2 install ulang from the scratch, sekaligus ngetes kecanggihan aplikasi Update Manager, gagal terwujud.😦

Update Manager menunjukkan kalo ada update aplikasi sekaligus upgrade distro. Update aku lakukan lebih dahulu untuk memastikan Ubuntu-ku siap untuk upgrade ke Gutsy Gibbon. Update berjalan sukses tanpa ada masalah apa pun. Langsung aku lanjut ke upgrade distro. Nah, ini mulai ada masalah. Proses pengunduhan paket2 upgrade terhenti di tengah jalan. Sayangnya, detil proses gak ditampilkan (Show Detail Process button is disabled) sehingga aku gak tau apa masalahnya.

Oke, mungkin aplikasi GUI-nya bermasalah untuk upgrade distro. Dgn terpaksa, aku coba jalankan proses upgrade melalui perintah CLI, sekalian biar tau apa masalahnya. Dari console, aku baru tau kalo ternyata ada paket yg hilang atau kurang dari repositori lokal Indonesia yg aku rujuk. Dgn mengganti rujukan repositori langsung ke milik Ubuntu resmi, proses unduh paket bisa berjalan lancar walaupun jadi sedikit lebih lambat. Akhirnya proses pengunduhan selesai sekitar satu jam kemudian.

Nah, saat proses instalasi paket2 upgrade tsb, gak tau kenapa, tiba2 laptopku hang alias not responding! Ubuntu benar2 sama sekali gak merespon apa2. Wah, alamat buruk nih, pikirku. Dgn sangat berat hati (mengingat resikonya) aku terpaksa mereset laptop. Dan benar dugaanku, Ubuntu bener2 gak bisa booting!😦 Arrrggghhh!!!

Untungnya *itu bagusnya org Indonesia, selalu bisa menangkap hikmah dari kejadian apapun* data2-ku sudah aku selamatkan sebelumnya. Sia2 sudah penantianku ber-jam2 mengunduh paket2 Gutsy sialan itu! Tak ada jalan lain yg lebih menjamin keberhasilan, aku instal Ubuntu Gutsy from the scratch! Pilihan yg aku hindari sejak dari awal. Singkat cerita, aku pun akhirnya sukses menginstal Ubuntu Gutsy Gibbon. O yeah!

Apa yg ada di Gutsy cukup menghibur dan mampu menghilangkan kekesalanku akibat gagal upgrade tanpa harus instal ulang. Penantian dan kesabaranku mendapatkan ganjaran yg setimpal. Banyak hal yg sebelumnya gak bisa atau sulit atau ribet untuk dilakukan di Feisty, telah diatasi dgn baik di Gutsy. Sekedar contoh aja… deteksi dan dukungan driver perangkat keras berfungsi baik sekali, fungsi dual-monitor juga bekerja out-of-the-box dgn hanya beberapa klik di Screen and Graphics Preferences, dukungan fungsi baca dan tulis ke file system NTFS, aplikasi2 yg disertakan lebih baru dan lebih stabil, dan seterusnya, dan lain sebagainya. Ubuntu yg ini rasanya sudah cukup mampu untuk bersaing dgn Windows XP.😀

Khusus fungsi dual-monitor, kebetulan aku baru beli alat konverter sinyal VGA (digital) ke sinyal TV (analog). Dgn alat ini, aku bisa mengarahkan screen kedua ke televisi sehingga aku bisa bekerja (untuk hari2 ini, lebih tepatnya adalah blogwalking) di screen pertama, sambil nonton filem di screen kedua. Ah, nonton filem di rumah jadi lebih marem sekarang.😀

2 Responses to Dual Ubuntu

  1. idham says:

    tanpa skrinsyut itu hoax🙂

  2. abu fikri says:

    Untungnya aku termasuk golongan orang-orang yang beruntung🙂 .. yaitu orang-orang yg sabar menunggu proses download package dan upgrade distro dengan selesai, tanpa menekan tombol reset di Laptopnya. Akhirnya si FF bisa menjelma menjadi GG (bukan Gudang Garam) dengan sempurna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: