Tepi berdarah

December 26, 2007
laz-about.png

Perkembangan development FreePascal dan Lazarus sangat aktif. Nyaris tiap hari, bahkan kadang termasuk hari libur, selalu saja ada update terbaru di repository-nya. Mengikuti perkembangannya merupakan pengalaman yg seru dan menantang. Gak salah kalo ada istilah living at the bleeding egde of its development. 😀

Sudah sekian lama aku selalu mengikuti perkembangannya melalui SVN, menyaksikan kode2 begitu cepat mengalir baik dari anggota inti maupun para penyumbang (contributor) demi kesempurnaan FreePascal dan Lazarus. Saat kembali menggunakan versi stabilnya, rasanya versi stabil tsb seperti udah “kuno” dan ketinggalan teknologi. Padahal hanya ketinggalan beberapa minggu saja dari versi yg ada di repository. Salut!

Emang ada apa di SVN?


Sebuah pengakuan

December 19, 2007

Kali ini saya mau menceritakan sebuah rahasia yg sudah lama sekali saya pendam. Tapi tolong, kalo nanti Anda sudah tahu rahasianya, jangan tertawakan saya ya. Juga jangan anggap ini sekedar main2 atau bercanda, ini serius. Walaupun sebenarnya rahasia ini tidak penting bagi orang lain, tapi sangat penting bagi saya pribadi.

Karena rahasia, maka saya minta Anda dgn hormat lagi sangat, untuk tidak membocorkan atau menceritakan kembali rahasia ini pada org lain, siapapun dia, termasuk pasangan Anda. Bahkan, saat membaca posting ini, saya minta Anda untuk membacanya dalam hati, tidak pakai suara. Dan jangan pula ada org lain yg ikut membaca posting ini bersama Anda. Pastikan Anda membacanya sendirian, tidak ada orang lain. Cukup rahasia ini saya ceritakan pada Anda seorang saja. Untuk memastikan, saya minta Anda untuk berjanji. Cukup dalam hati saja.

Sudah? Ini rahasianya…


Ganti pacar

December 13, 2007

Mencari pacar yg cocok, yg bener2 pas buat kita, bikin mantep di hati, bukan hal yg mudah bagi kebanyakan orang. Tapi mencari pacar baru setelah ditinggalkan atau meninggalkan pacar sebelumnya, rasanya lebih sulit lagi. Saat pencarian pacar pertama kali, kondisi kita masih “kosongan”. Mindset kita masih bersih. Walaupun kriteria tentu saja ada, bahkan harus ada, tapi bagaimana pun juga menilai calon pacar tanpa ada pengalaman sebelumnya, jadi lebih mudah krn kita belum punya pembanding yg nyata.

Setelah kita “jadian” dgn pacar yg pertama, dari sinilah proses pembelajaran dimulai. Kita mulai belajar empati, belajar toleransi, belajar kompromi, belajar berkorban, dan lain sebagainya. Jika karena suatu dan lain hal kemudian kita memutuskan hubungan kekasih dgn pacar pertama, bisa dipastikan hasil pembelajaran yg kita peroleh akan terus kita ingat dan bahkan akan membentuk mindset baru tentang bagaimana sosok pacar yg ideal bagi kita. Sedikit banyak, mindset ini dibentuk oleh pacar yg pertama tsb.

Adanya mindset inilah yg menjadi kesulitan tersendiri saat kita mencari pacar baru. Harapan sudah terpatri, “rambu2” sudah terpasang, standar sudah terbentuk, seringkali menjadi penghambat bagi proses pencarian itu sendiri. Kandidat A kurang cakep, krn rambutnya keriting. Kandidat B gak asik, soalnya kalo menguap sering lupa nutup mulutnya. Kandidat C kurang gaul, dia lebih suka mantengin game kesukaannya daripada jalan sama aku. Kandidat C gak bisa bagi waktu, krn terlalu banyak terlibat kegiatan kemahasiswaan. Kandidat D gak sopan, soalnya dia sering salah naruh posisi sendok dan garpu setelah makan. Dan seabreg alasan lainnya.

Lalu bagaimana dong?


FPC doc comes in .chm format

December 4, 2007

.chm format is still my favorite file format for electronics document. Especially if I intend to read it on computer screen. Yes, it’s not printer friendly format but it’s very easy to navigate and have built-in search engine. For printer friendly format, of course I still prefer .pdf.

Unfortunately, FreePascal documentations don’t come with .chm format. It does provide many file formats, such as .pdf, .html, .dvi, .ps, even .txt! But still… no .chm. 😦 Since I don’t like .pdf on computer screen, I don’t like the layout of html page, even more the .txt format… it seems that I had no choice but convert it to .chm by myself.

The easiest way to do it is using the html files as source. For the conversion tool, I use winCHM. No, I didn’t buy it, I just use the 15 days trial edition. 😀 Due its complexity, I failed to run the tool on Ubuntu using wine. I had to use Windows then. This would be my first time login to Windows after I didn’t touch it for about 3 months! 😀

Read the rest of this entry »