Tepi berdarah

laz-about.png

Perkembangan development FreePascal dan Lazarus sangat aktif. Nyaris tiap hari, bahkan kadang termasuk hari libur, selalu saja ada update terbaru di repository-nya. Mengikuti perkembangannya merupakan pengalaman yg seru dan menantang. Gak salah kalo ada istilah living at the bleeding egde of its development.๐Ÿ˜€

Sudah sekian lama aku selalu mengikuti perkembangannya melalui SVN, menyaksikan kode2 begitu cepat mengalir baik dari anggota inti maupun para penyumbang (contributor) demi kesempurnaan FreePascal dan Lazarus. Saat kembali menggunakan versi stabilnya, rasanya versi stabil tsb seperti udah “kuno” dan ketinggalan teknologi. Padahal hanya ketinggalan beberapa minggu saja dari versi yg ada di repository. Salut!

Coba lihat dan bandingkan beberapa screenshot berikut dgn Lazarus stabil (v.0.9.24.beta) yg Anda gunakan.๐Ÿ˜€

laz-dbaccess.png

 
 
 
 
 ยป Komponen di tab Data Access.

laz-sqldb.png

 
 
 
 
 ยป Komponen di tab SQLdb (bawaan dari FPC).

laz-add.png

 ยป Komponen di tab Additional.

Perhatikan jumlah komponen dan perbaruan icon-nya. Keren, kan!๐Ÿ˜€ Dan itu baru sebagian kecil aja dari keseluruhan hal baru yg ada di versi development. Seperti yg tertera di gambar pertama, gambar2 dalam posting ini diambil dari Lazarus v.0.9.25 alias versi development-nya hingga tanggal 21 Desember 2007.

Sekedar informasi, FPC/Lazarus memiliki metode penomoran (versioning scheme) yg membedakan jenis kode atau rilis. Nomor versi terdiri atas 3 digit yg menyatakan major, minor, dan rilis. Metode ini membedakan tiga jenis kode/rilis, yaitu:

  1. Rilis stabil (stable). Rilis ini merupakan rilis yg dinyatakan telah teruji (well tested), paling stabil, dan layak untuk digunakan di production zone. Cirinya, digit kedua dan digit ketiga nomor versi adalah genap. Contoh: 1.0.2, 2.0(.0), 2.2(.0)
  2. Rilis perbaikan (fixes). Rilis ini merupakan rilis perbaikan atau update terhadap rilis stabil yg terkait. Pada umumnya, rilis perbaikan -sesuai namanya- lebih baik dari rilis stabil. Namun, perlu diperhatikan, gak ada jaminan untuk itu krn walaupun berisi perbaikan tapi rilis ini gak melalui proses pengujian selengkap rilis stabil. Cirinya, digit ketiga nomor versi adalah ganjil dan lebih besar dari rilis stabil. Contoh: 1.0.3, 2.0.1, 2.2.1
  3. Rilis pengembangan (development). Rilis ini merupakan rilis yg saat ini sedang dikembangkan. Fitur2, update, dan bug fix terbaru, semua ada di rilis ini. Cirinya, digit kedua dan digit ketiga nomor versi adalah ganjil dan lebih besar dari rilis perbaikan. Contoh: 1.1.1, 2.1.1, 2.3.1

Dalam beberapa rilis, krn pertimbangan tertentu, metode ini gak sepenuhnya diikuti. Tapi “pelanggaran” tsb jarang sekali terjadi. Andai terjadi pun, pasti ada catatan khusus mengenai hal tsb. Dan khusus Lazarus, krn v.1.0 masih belum dirilis maka digit pertama (0) untuk sementara diabaikan.๐Ÿ˜€

fpclaz-svn.png

 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 ยป Akses ke kode FreePascal dan Lazarus terbaru di SVN menggunakan RapidSVN.
 

Tentu saja, mengikuti perkembangan yg sangat aktif bukannya gak ada resiko. Memang kita bisa tau dan menggunakan fitur2, update, dan bug fix terbaru fresh from the oven. Tapi, itu juga termasuk instability, new bug, dan unpredicted behavior. Justru disitulah letak seru dan tantangannya!๐Ÿ˜€ Krn itu, versi development memang sangat gak disarankan untuk digunakan di production zone. Atau, kita harus siap ber-darah2 me-maintain-nya.๐Ÿ˜›

Selain itu, masih ada hal lain… yaitu space harddisk. Walaupun rasio harga dan kapasitas harddisk saat ini terhitung relatif murah, tapi kalo gak dipersiapkan partisinya sejak awal, cukup merepotkan juga.

fpclaz-prop.png

 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 ยป Itu baru duapertiganya krn versi stabil tersimpan di folder terpisah.

Tertarik?๐Ÿ˜‰

12 Responses to Tepi berdarah

  1. ardiansyah says:

    Splash screennya ganti.
    jadi akhirnya splash screen versi siapa yang diterima oleh Paul?

  2. bee says:

    Weleh… ikutan milisnya Lazarus juga ya?๐Ÿ˜€ Yg diterima punya si Laurent. Tapi aku lagi nyiapin splash alternatif lain. Kita liat aja nanti.๐Ÿ˜‰

  3. acakadut says:

    IMHO emang splash screen-nya cakepan yg ini mas… yg mas bee punya kurang ngejreng kayaknya… dudu ngenyek lho mas… hehehe๐Ÿ˜€, tp icon-nya cakep-cakep…;)

    milist id-lazarus sepi mas… gimana caranya biar rame ?, daripada numpang di delphindo kan… masa iya harus dibakar dulu biar rame… hehe:)

  4. bee says:

    @acakadut:
    Selama programmer pascal Indonesia masih manja, jgn harap deh bakal mau pake solusi FLOSS. Jadi gak usah heran kalo milis id-lazarus sepi. BTW, aku baru tau kalo ada milis itu.๐Ÿ˜€

    Coba aja liat trend komunitas delphi Indonesia, baik itu delphindo maupun delphi-id. Butuh fitur tertentu, mintanya langsung komponen jadi tinggal pake. Gak peduli bajakan, sikat aja.๐Ÿ˜› Ada masalah sedikit, udah minta solusi berupa source code jadi. Mentok dikit udah nyerah. Kemauan untuk explore, riset, coba2, ngoprek, dlsb, dst, masih sangat rendah, walaupun aku yakin sebenarnya kemampuan untuk itu ada. Jgnkan ngoprek, baca help aja rasanya susah banget. Dgn mental seperti itu, mana mau mereka pake lazarus?

    Lazarus saat ini boleh dibilang fitur2 siap pakainya belum secanggih delphi, walaupun kemampuannya untuk development udah hampir setara. Ntar deh, kalo Lazarus udah punya banyak fitur siap pakai, pasti akan banyak programmer pascal Indonesia yg beralih. Dan milis id-lazarus pasti bakalan rame. Tapi itu gak akan terjadi dalam waktu dekat.๐Ÿ˜›

    Ya, tentu saja ada yg gak begitu, tapi berapa org sih? Bisa diitung jari deh. Kamu termasuk salah satunya.๐Ÿ˜‰

  5. arimogi says:

    sippp… dalem banget mas, aku kayaknya gak masuk itungan jari itu deh, karena pengaruh arus, sekarang aku gak pegang pascal/delphi lagi, hiks… kecuali untuk soal-soal ujian aja… salut-salut ma mas Bee, dari dulu sampe sekarang selalu setia dengan Delphi…

  6. bee says:

    @arimogi:
    Be practical aja. Mana yg baik dan bisa dipake, ya gunakanlah itu. Bukan masalah setia ato gak setia. Kalo ternyata pascal doesn’t suit your need, ya jgn gunakan. Gak ada tool yg sempurna. Kalo Java lebih baik buat kamu, ya gunakanlah Java, dlsb, dst.๐Ÿ™‚

    Aku pribadi, belum butuh selain pascal, krn hampir semua masalah coding bisa aku selesaikan dgn pascal, dgn lebih baik dan lebih cepat. Ngapain repot2 belajar yg laen? Mending waktunya buat ngerjain yg laen. Intinya, aku seorang pemalas!๐Ÿ˜€

    Kamu kan tau sendiri toh? Meskipun aku pake Pascal, software2 yg dihasilkan temen2 kita apa semuanya pake Pascal?๐Ÿ˜‰

  7. Robi says:

    halo semua,
    saya sedang cari2 IDE gratis yang multiplatform, eh … ketemu lazarus,
    lalu eh … ketemu blog ini.
    btw ada forum lazarus indonesia ya ?
    boleh ikutan dong, alamatnya apa ?

  8. bee says:

    @robi:
    Forum Lazarus Indonesia, setau saya sih belom ada. Tapi kalo forum Delphi, ada delphi-id. Disana sering dibahas Lazarus juga kok. Delphi dan Lazarus kan sama2 berbahasa object pascal. Coba aja gabung ke sana.๐Ÿ™‚

  9. R-One says:

    bos, saya udah download fpc 2.2.0 dan lazarus 0.9.24 dan svn terbaru pake rapidsvn jg.
    yg mau saya tanyakan, bagaimana jalankan svn terbaru?
    thanks ya bro

  10. R-One says:

    bagaimana cara memisahkan versi stabil dgn yg svn, biar kedua2nya jg bsh berjalan.

  11. Arie says:

    Salam kenal. Aku juga pencinta Pascal, tapi aku baru belajar nih. Tolong dong kalau ada info – info terbaru mengenai FPC / Lazarus dishare, karena kulihat anda orang yang aktif di milist FPC. Trim’s.

  12. bee says:

    @arie:
    Untuk mengetahui info2 terbaru ttg FPC dan Lazarus, silakan ikuti beritanya di situs mereka masing2.๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: