Start menu on Mac

Udah beberapa minggu ini aku pake Mac. Overall sih, gak jauh beda dgn Linux dan BSD. Wajar sih, wong sama2 turunan dari Unix. Yg paling aku suka di Mac adalah konsep UI-nya… it’s simple, intuitive, beautiful, and consistent. Hanya org2 yg udah “teracuni” Windows aja yg merasa kesulitan menggunakan Mac.😛

Setelah beberapa lama pake, ada 1 hal yg kurasakan kurang di Mac, yaitu akses mudah ke daftar program yg ada. Semacam start menu di Windows atau Gnome, begitulah. Selama ini, kalo mau milih program yg gak ada di dock, aku harus buka Finder, klik folder Applications, dan klik aplikasi yg diinginkan, itu pun jika aplikasi itu gak ada di dalem subfolder. Sementara, gak mungkin seluruh aplikasi dipasang di dock. Ya, cuman selisih 2 klik aja sih kalo dibanding dgn metode start menu. Tapi kalo sering, lumayan ngeribetin.

Dengan konsep UI yg sedikit2 udah aku pahami, rasanya gak mungkin perancang UI Mac gak memikirkan hal ini. There’s must be a way. So, seperti biasa, aku tanya ama om Gugel. Hanya sekali tanya, langsung mendapatkan jawaban yg sangat memuaskan. Dan dugaanku benar, ternyata mudah sekali bikin start menu sendiri di Mac!😀

Sebelumnya, aku jelaskan dikit tentang konsep dock di Mac. Ada 2 area di dock, yaitu sebagai application taskbar (yg ada di sebelah kiri) dan sebagai document shortcut bar (yg ada di sebelah kanan). Keduanya dipisahkan oleh pemisah yg sekaligus untuk mengatur ukuran dock.

Application taskbar sekaligus berfungsi sbg shortcut ke program aplikasi. Kalo aplikasi belum dipanggil maka ikon berfungsi sbg shortcut untuk menjalankan aplikasi. Kalo aplikasi udah berjalan maka ikon berfungsi sebagai shortcut untuk menampilkan window aplikasi. Membedakan fungsi keduanya, cukup melihat titik putih kebiruan yg cerah di bawah ikon. Jika titik tsb ada, berarti aplikasi sedang dalam kondisi aktif (running). Bagian ini hanya mau dipasangi shortcut ke program aplikasi saja.

Document shortcut bar hanya berfungsi sbg tempat shortcut terhadap berkas atau folder. Sebagaimana pada application taskbar, bagian ini hanya mau menerima shortcut ke berkas atau folder, gak mau menerima shortcut ke program aplikasi. Tapi, justru di bagian inilah kita bisa membuat emulasi start menu!

Gimana caranya? Cukup buka Finder, drag folder Applications tempat kumpulan aplikasi berada, drop di bagian document shortcut bar dock (sebelah kanan). Udah deh, jadilah start menu ala Mac. Untuk kenyamanan, bisa Ctrl+klik (atau klik kanan) di start menu tsb dan atur sesuai kebutuhan.🙂

Tapi aku masih kurang puas. Buatku, tampilan start menu paling nyaman adalah mode Grid. Masalahnya, dgn mode Grid, kita gak bisa masuk ke subfolder. Lalu, aku bikin solusi begini…

– Bikin folder baru, aku taruh di folder Documents.
– Folder baru ini, aku namai Applications.
– Bikin alias (shorcut) untuk seluruh item di folder Applications.
– Move seluruh alias tsb ke folder baru.
– Krn akhiran “.app alias” pada nama berkas alias cukup mengganggu, aku hilangkan akhiran itu di seluruh berkas alias, dengan perintah berikut:

simba:~ bee$ find . -iname "*.app alias*" -exec echo "mv '{}' '{}'" \; | sed 's/.app alias//2' | /bin/sh

– Krn gak semua alias tsb digunakan, maka alias2 yg gak bermanfaat aku hapus.
Drag folder baru ini dan drop di dock bagian kanan.

Dan ini hasilnya…

10 Responses to Start menu on Mac

  1. idham says:

    wew masih ada toxic mikocok wedhus yg tersisa di diri om bee ternyata

  2. bee says:

    @idham:
    Nggak semua mikocok itu toxic kok, be fair aja. Yg penting kan, gak pake mikocok lagi!😀

  3. Okta Sihotang says:

    MB mirip linux yak interfacenya
    mantep uey

  4. bee says:

    @okta:
    Interface graphical-nya sih jauh, bagusan Mac yg jelas. Linux lebih banyak niru Windows drpd Mac dalam hal ini. Tapi kalo terminalnya, ya sama aja perintahnya, krn sama2 turunan Unix.

  5. dheche says:

    #okta: kebalik kale, ada beberapa pengguna linux yg berusaha menghadirkan style mac ke desktop linuxnya.
    xfce
    http://www.taimila.com/?q=node/11
    http://gentoo-wiki.com/Mac-style_Menu_Bar_for_GTK

    #bee: linux yg mana yg banyak meniru windows? hehehehe
    saking banyaknya pilihan di linux, tentu aja ada ide dr windows/mac/dll yg diadopsi, begitu jg sebaliknya, ada ide dr linux yg diadopsi os lainnya.
    btw, apa gak tambah pusing itu pas ngeklik tau2 muncul bejibun aplikasi di dock ?
    /me mah senengan manfaatin spotlight, ada autocomplenya (ya tentunya mesti apal nama program yg mau dipanggil)

  6. Bee says:

    @dheche:
    Sorry, Che… comment-mu masuk ke moderated, baru ketauan barusan.😀 Masalah milih cara yg mana, itu sih subyektif lah. Aku tetep lebih seneng liat dock gede tapi jelas gitu, tinggal milih, drpd nginget2 nama program, apalagi aku masih newbie di mac.😀

  7. Finely says:

    Somehow i missed the point. Probably lost in translation🙂 Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Finely

  8. novi says:

    thinking about using mac niy hihihi….lagi bimbang critanya….halahhh…
    Salam kenal

  9. Cars says:

    just passing thru….

    Gotta love yahoo, very neat website. Thanks alot….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: