Kemana perginya cinta?

October 10, 2008

Seorang sahabat dari masa SMA yg hilang sekian lama tanpa kabar, tau2 menelponku, lewat telepon rumah. Sore itu, dua hari setelah Lebaran, dia mengajakku ketemu di tempat biasa kami mangkal dulu: terminal. 😀 Kebetulan malemnya aku gak ada acara, kami sepakat untuk ketemu jam 9:30 malam. Dia yg akan menjemputku, berhubung dia yg bawa mobil.

Terakhir kali aku ketemu dia saat Lebaran 12 th yg lalu. Saat itu dia masih menganggur, belum bekerja, pun belum diterima di PTN manapun setelah lulus SMA. Syukurnya, setahun kemudian dia diterima di salah satu PTN di Jawa Timur. Walaupun jarak antara kota Malang tempatku kuliah dgn kota tempatnya kuliah relatif gak terlalu jauh, tapi dia bener2 hilang tanpa kabar. Bahkan keluarganya sendiri di Pamekasan, gak tau alamat kosnya, apatah lagi nomor teleponnya. Waktu itu masih belum ada telepon genggam. Aku juga malas untuk mencarinya lebih lanjut. Prinsipku, jika seorang sahabat gak berusaha menghubungi (saat seharusnya dia bisa menghubungi), berarti dia gak mau dihubungi. Kalo dia masih mau ketemu aku, pasti dia akan menghubungiku. Dan terbukti toh? 😉

Read the rest of this entry »

Advertisements