Benar atau salah?

December 28, 2008

Bulan ini Bily menginjak usia 2 tahun 6 bulan. Dia mengalami kemajuan yg cukup pesat dalam proses mengenal huruf dan angka. Untuk angka, Bily sudah bisa mengenali angka2 belasan (dua digit dgn angka awalan ‘1’). Juga angka2 puluhan (dua digit dgn angka akhiran ‘0’). Untuk huruf, setelah mengenal seluruh huruf besar sejak usia 2 tahun, sekarang Bily telah juga mengenal sebagian besar huruf kecil. Hanya beberapa huruf kecil yg bentuknya mirip, Bily masih sering salah mengenali, seperti huruf ‘b’, ‘d’, dan ‘q’. Untuk huruf ‘p’ gak ada masalah, kemungkinan krn bentuknya sama persis dgn huruf besarnya.

Selain itu, bulan ini Bily udah bisa sedikit mengeja. Sejak bulan kemaren, aku memang mulai mengenalkan penggunaan vokal a-i-u-e-o. Kata2 mudah dan pendek seperti ‘i-bu’, ‘bu-ku’, ‘a-pi’, ‘bo-la’, dlsb. sudah bisa dibacanya, walaupun harus dieja dulu. Untuk kata2 yg lebih panjang, Bily masih kesulitan untuk merangkainya menjadi kata, walaupun sudah bisa mengejanya. Sekarang, kalo lagi mood membaca, seluruh tulisan dimana pun yg menarik perhatiannya (majalah, koran, televisi, buku, baliho, papan, perangkat elektronik, stiker, dlsb) pasti berusaha dia baca. Akan terdengar lucu kalo Bily membaca kata bhs Inggris dgn cara baca ala bhs Indonesia, misalnya ‘fi-le’, ‘ta-pe’, ‘mu-te’, ‘o-ne’, dlsb. πŸ˜€

Lalu apa hubungannya dgn benar dan salah?


Kopdar pertama

December 15, 2008

Akhirnya, aku bisa ketemuan sama sahabat mayaku yg satu ini. Kebetulan akhir pekan kemaren dia diundang sbg salah satu narasumber di acara seminar apa gitu lah, yg jelas masih ber-bau2 Java gitu deh, yg diadakan oleh Poltekom (Politeknik Kota Malang). Maklumlah, selebriti IT macam beliau itu pasti banyak dapet undangan seminar. πŸ™‚

Kebetulan hari Sabtu-nya aku kehujanan waktu pulang dari kantor. Malem minggunya aku demam, masuk angin dgn sukses. Sialnya, aku belum bisa pulih bener sampe esok paginya. Terpaksa deh, rencanaku mau ngajak dia keliling wisata kuliner di kota Malang aku batalkan. 😦

Walaupun demikian, aku gak mau begitu saja melewatkan kesempatan emas ini. Dgn badan masih agak lemas dan kepala sedikit pusing, abis dhuhur aku berangkat ke hotel tempatnya menginap. Nyampe di hotel, aku nunggu bentar krn dia lagi jalan2 ke Batu dgn org Poltekom. πŸ˜‰

Nunggu gak berapa lama, beliaunya datang. Hihihi… rada kagok juga rasanya. Walau udah cukup akrab di dunia maya (blog, chat, sms, dlsb), ternyata saat kopdar gak otomatis langsung akrab. Sebenarnya ini masalahku sih, scr aku emang suka rada sensi sama org yg baru kenal scr langsung (baca: jaim). Situasi ini persis seperti waktu pertama kali aku kopdar sama sahabat penaku dulu, dulu banget. πŸ˜€

Yg bikin nambah kagok, adanya keterlibatan beberapa org dari Poltekom di kopdaran kami. Mau aku usir gimana ya? Scr mereka yg ngundang Wisnu ke Malang gitu loh! πŸ˜€ Kami jadi gak bisa ngobrol dgn bebas, ttg topik2 yg biasa kami diskusikan bareng. Terutama topik2 favorit si Wisnu: sesuatu yg seru tur saru. πŸ˜† Anyway, pertemuan kami berjalan dgn baik dan lancar. Sebuah kehormatan bisa kopdar dgn org sekaliber Wisnu ini. πŸ™‚

@wisnu:
Sori banget ya, bro. Mudah2-an kopdar2 kita selanjutnya bisa lebih seru lagi. Syukur2 kalo Rayyan dan Willia juga bisa ikutan, serunya bisa bareng2. Makasih atas kopdarnya. πŸ™‚


Tenan wis!

December 12, 2008

Lagi pusing ama kerjaan nih. Makanya jarang banget update blog. *alesan!* πŸ˜€

Ngomong tentang kerjaan, bulan ini adalah masa kritis buatku. Apa yg aku (dan tim) putuskan dalam bulan ini akan menentukan nasib kerjaan kami ke depan. Ke depan bukan hanya 1-2 bulan, tapi bisa berdampak hingga 3-5 tahun, bahkan mungkin bisa lebih.

Krn sistem yg kami bangun begitu besar, pengguna yg begitu banyak, sebaran yg begitu luas, dan dgn mempertaruhkan nama besar sebuah institusi, kami gak boleh salah mengambil keputusan. Sebagai penanggung jawab utama di tim sistem aplikasi, tentu beban moral terberat ada di aku (tanpa bermaksud merendahkan anggota tim yg lain). Jika salah ambil keputusan, resikonya amat besar. Bisa2 kami harus bongkar (nyaris) seluruh sistem. Bisa2 kami akan sangat kerepotan melayani pelanggan. Bisa2 kami kehilangan kesempatan besar. Duh… 😦

Menyediakan SaaS sebenarnya bukan hal baru buat kami. Tapi sistem yg kami bangun belum pernah sebesar dan sekompleks ini. Pilihannya adalah, tetap bertahan dgn rancangan sistem sekarang atau beralih ke rancangan multitenancy. Multitenancy sebenarnya juga bukan barang baru buatku. Beberapa tahun lalu udah pernah mempelajarinya walaupun gak sampe detil banget, tapi aku belum pernah menerapkannya. Sebuah keputusan yg cukup radikal, menurutku. Mengingat apa pun pilihan yg diambil, masing2 membawa konsekuensi yg sama beratnya. Tidak ada kata kembali! Jan… multi tenanan wis! πŸ˜€

Ah, andai ada fungsi Ctrl+Z (undo) dalam hidup ini.


Lucu?

December 6, 2008

Suatu hari di sebuah kantor IT. Saat jam istirahat, seorang bos ngobrol2 santai dgn para staf bawahannya di ruang makan kantor. Si bos kemudian ngebanyol dgn bercerita sesuatu yg lucu. Maka seluruh staf yg ada di ruangan pun tertawa ter-bahak2. Kecuali, seorang wanita, sekretaris si bos, yg duduk tak seberapa jauh dari tempat bos. Dia diam saja, tanpa ekspresi. Pastinya dia juga ikut menyimak obrolan dan banyolan si bos. Si bos heran krn sekretarisnya tidak ikut tertawa. “Nggak lucu, ya?”, tanya si bos ke sekretarisnya. Sekretaris itu menjawab “Saya besok kan udah gak kerja disini lagi, bos”.

*kapokmu kapan, bos!* πŸ˜†