Gnome’s Run Command Dialog

November 29, 2007

Since I switched to Ubuntu, I missed a Run Command dialog ala Windows. Somehow I think it lots neater than the “classic” terminal window. Actually the dialog is provided in Add To Panel dialog. But I don’t know why it can’t be placed on Gnome’s main menu. It kinds of a weird “policy” of Gnome, IMO. So, I started to google (yes, now google can be used as verb) about this issue. I found many people also miss the dialog.

Then, google took me to this blog. The blog owner has a small program to pop up Gnome’s Run Command dialog. As it’s a program, we are able to put its shortcut in the main menu. That’s just exactly what I need.

Happily I downloaded the source, compile it with gcc, and run it. As expected, it works. Still, there’s a but, a big but to me actually. The program is able to show the Run Command dialog but the window isn’t brought to the foreground. It’s very annoying! Logically, we expect a window would pop up in front of us each time we click on an application’s icon.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Lazarus 0.9.24 is released!

November 21, 2007

Setelah beberapa waktu lalu FreePascal melepas versi stabil 2.2.0, seperti biasa, Lazarus segera menyusul melepas versi stabilnya berdasarkan versi stabil FreePascal terakhir. Dan itu terjadi hari ini! Yaitu dgn dilepasnya Lazarus versi 0.9.24 (beta). ๐Ÿ˜€

Eits… jgn tertipu dulu ama nomor versi Lazarus yg terkesan masih “muda” itu, plus tag “beta” yg (masih) disandangnya. Proyek2 open source memang terkenal pelit ama penomoran. Tapi itu bukan berarti produk atau proyek tsb gak layak pakai. Bahkan seringkali produk2 open source itu lebih baik daripada produk2 komersil dgn nomor versi yg lebih “tua”.

Tapi, rilis ini gak terlalu ngefek buatku sih. Soalnya aku sekarang udah “kecanduan” untuk menggunakan versi development langsung dari SVN, baik itu FreePascal maupun Lazarus-nya. ๐Ÿ˜€


Tukang Unggah Excel

September 9, 2007
WebUploader NISN v.1.0-P

 
Ini dia! ๐Ÿ˜€ Seperti yg pernah aku bilang sebelumnya, aku akan menampilkan screenshot aplikasi yg sedang aku buat menggunakan FPC/Lazarus dan PWU. Aplikasi tsb dinamakan NISN WebUploader (v.1.0). Yg aku tampilkan di atas itu masih versi prototipenya, beberapa fitur/menu lain belum tampil. Kalo pengen tau fitur2 apa yg gak tampil, kamu harus jadi salah satu operator Dapodik Depdiknas. ๐Ÿ˜€ Mudah2-an bisa jadi cukup bukti bahwa aku bener2 menggunakan FPC/Lazarus (dibantu PWU) untuk bikin aplikasi web. ๐Ÿ˜‰

Aplikasi tsb bertugas sebagai media/alat mengirim data siswa dari daerah yg akan dimasukkan ke database Dapodik. Tentu gak semua data bisa diterima begitu saja. Ada proses pengecekan (verifikasi) thd data2 tsb sebelum diterima dan disimpan ke database Dapodik. Jika data atau format yg dikirim salah, tentu saja ditolak. Aplikasi ini diakses oleh seluruh kantor Dinas Pendidikan Kota/Kab se-Indonesia dgn hit rata2 sekitar 200-300 user per hari. Untuk sementara aplikasi ini hanya menerima data dalam format Excel 97-XP2003 (BIFF-8). Toh, data siswa yg ada di daerah hampir seluruhnya tersimpan sbg file .xls (sebagian besar) atau .dbf. Ke depan akan ditambahkan dukungan untuk membaca file format Excel 95 (BIFF-5) atau format2 lain yg dibutuhkan. Singkatnya seperti itulah kerja aplikasi ini. Sejauh ini unjuk kerja aplikasi ini di zona testing (demo) dan devel masih bagus. Mudah2-an akan lancar seterusnya. Wismilak! ๐Ÿ™‚

Untuk membaca file excel, aku menggunakan FlexCel dari TMS yg aku compile ulang (dan sedikit modifikasi) supaya bisa jalan di Linux. Thanks to Adrian (the author of FlexCel) for the support. ๐Ÿ˜‰


Kucing buntu

September 6, 2007
Lazarus GTK2 di Ubuntu Feisty

 
Iyak, betul! ๐Ÿ˜€ Screenshot di atas adalah Lazarus v.0.9.22 beta-stable (yg aku compile ulang dgn widgetset GTK2) lagi jalan di Ubuntu Linux Feisty. Keren, kan!

Itu adalah hasil kerjaan iseng di tengah kesibukan coding bikin aplikasi web berbasis PSP atau PWU. Yah, sekedar mengalihkan kejenuhan akibat mlototin kode2 pascal terus seharian. ๐Ÿ˜€ Ntar deh, kalo kerjaan yg ini kelar, aku bakalan posting screenshot-nya juga. Biar jadi bukti buat org2 yg bilang bahwa pascal gak bisa bikin aplikasi web. Hare gene gitu loh! ๐Ÿ˜›

Tentang Lazarus sendiri… versi yg aku pake ini udah sangat stabil kok. Udah cukup layaklah buat coding di Linux. Fitur2 editornya cukup lengkap, debugger-nya jalan dgn baik, form designer-nya bagus, dan seterusnya. Tentu saja jgn dibandingkan dgn Delphi, jelas Lazarus masih kalah, terutama di framework IDE-nya (belum ada OTA [Open Tools API], plugin system, dan dynamic package). Walaupun secara compiler (FreePascal) udah setara. Tinggal masalah kebiasaan (thd keterbatasan) aja sebenarnya, lama2 bisa menyesuaikan diri, bahkan menikmati. It’s just a matter of time and support, biar Lazarus bisa secanggih Delphi. ๐Ÿ˜€

Udah, tidur dulu ah. Coding-nya dilanjut besok lagi. ๐Ÿ˜›


Buntu bersama

September 2, 2007

Ubuntu Linux Sebagai aktipis TI, tentu aku juga menggunakan Linux. Apalagi aplikasi2 sisi server yg sering aku kami bikin, jalannya di Linux. Tapi ya gitu, krn mentalku masih manja, beraninya cuman dual-boot: Linux dan Windows. Itu pun dgn prosentase pemakaian kira2 Linux 20% dan Windows 80%. Sebagai tukang kebun program Pascal, ketergantunganku pada Delphi masih sangat tinggi, walaupun sudah mulai belajar2 pake FreePascal dan Lazarus. Paling sering ke Linux kalo mau tes program atau (re)compile program. Untuk kegiatan sehari-hari seperti makan, beli rokok, bercinta, browsing, email, dokumentasi, dlsb, masih seringnya di Windows. Udah kebiasaan dari orok kali. ๐Ÿ˜€

Tapi hampir selama bulan Agustus ini, kondisi berbalik. Dgn semangat yg tak kalah besar dgn para pejuang kemerdekaan, sekaligus dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-62, *halah!* aku memantapkan diri untuk lebih sering menggunakan Linux. Walaupun belum berani menghapus partisi Windows dan mungkin belum bisa seperti Dheche dan Meti yg udah sepenuhnya menggunakan Linux (kecuali, tentu saja, untuk maen game ๐Ÿ˜› ), tapi setidaknya prosentase pemakaian Linux bisa 80%-lah. Termasuk kegiatan sehari-hari seperti yg aku sebut di atas tadi.

Setelah sebelumnya mencoba-coba beberapa distro Linux, akhirnya aku “buntu” di Ubuntu. ๐Ÿ˜€ Beberapa waktu lalu sempat lama juga pake SuSE, tapi krn dalam hal tertentu aku masih merasa kesusehan kesusahan, aku pun pindah ke lain hati distro. Sejauh ini, aku masih terpuaskan dgn Ubuntu. Sejauh ini pula FreePascal dan Lazarus bisa menunaikan haji tugasnya dgn sangat baik. Mudah2-an gak sampe ketemu jalan buntu yg menyebabkan aku pindah jalan distro lagi. Dan mudah2-an juga Linux gak membuatku pegal linux sehingga aku terpaksa kembali ke Windows. *nulisnya belepotan amat sih, gak punya tip-ex ya mas?* ๐Ÿ˜›

Thanks to Meti dan Dheche atas support-nya mau aku ajak “buntu” bersama. Wismilak, guys! Eh, AMild aja ding, yg 16 batang. Masih delapan setengah kan? ๐Ÿ˜€


Click-through Delphi form

August 14, 2007

ClocX did made me very curious about its click-through feature. The click-through effect looks very slick to me. That’s exactly what I had really wanted to be implemented on my BeeClock program years ago, but I had never successfully made it. Then I gave up and forgot about it. But, tonight ClocX raised my failed experience memory up again.

As usual, I started my search for answers adventure from Google. After playing around with appropriate search phrases, finally google took me to this page. The page shows me a clear solution, though the solution is originally written using VB.Net language. It’s even very easy actually as it just requires two simple API calls. I never thought it’s gonna be that easy! ๐Ÿ˜€

Read the rest of this entry »


Why not Delphi for Firefox?

May 22, 2007

Just an idea that popped up into my mind while I was browsing for a Firefox extension. Firefox has a complete framework for child application inside the browser (as the parent application), based on JavaScript/CSS and XML. Thousands of extensions have been developed, and the numbers continue to grow, from simple applications to very complex ones.

Then why not CodeGear just create an object pascal to Firefox extension compiler and IDE, say Delphi for Firefox? It looks very interesting and promising to me. So far I found none has done this, CMIIW. The only drawback for this, is the application it produces will be highly depend on Firefox installation on the users’ machine. But, who does on earth not use Firefox anyway?

Then combine Delphi for Firefox with Morfik. We’ll have a complete solution for browser-based client application, both AJAX-based application and extension-based application. Each has its own advantages and purposes. Then welcome to the true rich internet applications! ๐Ÿ˜€