Heboh GoogleWave

November 6, 2009

Baru beberapa jam lalu aku dapet undangan GoogleWave, my big thanks for Hurie. :) Sudah beberapa jam terakhir ini pula, aku asyik menjelajah aplikasi GWave. Berhubung ini masih edisi “developer preview“, belum banyak fitur yg muncul dan masih banyak bug disana-sini. Nevertheless, komentarku hanya satu: cool! :D Mungkin ada benarnya, ada orang bilang bahwa Google is the greatest invention on the internet.

GoogleWave ini berusaha menggabungkan seluruh aspek komunikasi dan kolaborasi daring ke dalam satu aplikasi saja. Dulu usaha seperti ini dianggap seperti mencari theory of everything di dunia fisika, yg secara hitungan sangat mungkin, tapi secara fakta sangat sulit. Kini Google berusaha menjawab tantangan itu dgn GWave. Sayangnya, GWave hanya memberi kita 2 pilihan: use it all atau leave it all. Sependek yg aku coba, GWave belum bisa bekerja sama dgn media konvensional (email, chat, dlsb) dan menjadikan media konvensional tsb sebagai wave. Google juga belum mengintegrasikan layanan2-nya yg lain seperti GMail, GDocs, GCal, dll, ke dalam GWave. Bisa jadi, ini hanya masalah waktu. Seperti kita semua tau, di Google itu, inovasi benar2 tanpa henti. Untungnya, sebagian teman2-ku sudah punya akun GWave juga, jadi kami bisa ber-sama2 mencoba fitur realtime collaboration.

Sebagai seorang software developer, aku banyak belajar dari aplikasi GWave ini khususnya, dan Google pada umumnya. Mulai dari hal teknis seperti bagaimana membuat UI yg simple but still intuitive, membuat API yg sederhana tapi dahsyat, dan sebagainya, juga hal non teknis seperti bagaimana menyusun roadmap development menuju sebuah produk akhir yg canggih, bagaimana memenangkan persaingan bisnis tanpa harus terjebak jadi follower malah justru menjadi trend setter, dan sebagainya. Sebenarnya hal2 serupa juga aku pelajari dari Apple dan Nintendo. Tapi, entah kenapa pelajaran dari Google terasa lebih mengena, mungkin karena aku dan Google sama2 bikin aplikasi web kali ya. *huh? jauh kaleee!* :D

Ok guys… let’s wave the world! :D


BlackBerry Tweet

July 15, 2009

Lagi males ngeblog. Punya mainan baru: twitter. Tentu via BlackBerry baru. Silakan ikuti aktifitas saya di Bee.zing. Facebook? Masih belum tertarik, males juga sih. Ah, saya memang pemalas! :P


BlackBerry Test

July 11, 2009

Ujicoba nulis dari Blackberry Javelin. Baru saja sukses install WordPress for Blackberry.


Kenapa suara dihitung 1?

April 8, 2009

Ngelanjutin ide Golongan Pelangi, tau2 kepikiran ide nyeleneh lain. Ada yg tau gak, kenapa suara pemilih (harus) dihitung penuh 1? Kenapa gak bisa kita menyalurkan suara dalam pecahan seperti setengah, seperempat, gitu? Ada yg bisa ngasih penjelasan (URL)? :D

Menurutku sih, kayaknya lebih adil jika kita bisa memberikan suara tidak dalam bilangan bulat, walaupun total akhirnya maksimal tetep 1 (bulat). Kalo dirasa menyulitkan, tinggal dibatasi aja pemecahannya dgn aturan (UU), misalnya hanya boleh membagi suara menjadi 4, tidak boleh dibagi selain itu, tapi membolehkan gabungan. Dgn begitu, kita kan bisa lebih nyaman memilih dan menentukan prioritas pilihan. Misal, kita lihat partai/caleg A berpotensi tapi belum jelas rekam jejaknya, kita bisa berikan suara setengah. Seperempat kita berikan ke partai/caleg B yg pernah menjabat dan cukup berhasil walaupun banyak kekurangannya. Seperempat sisanya, tidak kita gunakan.

Bukannya ntar malah beribet ngitungnya? Ya itu masalah KPU, bukan masalah saya (dan kita). Buat apa mereka dibayar mahal, tapi maunya kerja enak dan mudah. :P Dan jika didukung dgn sistem TI yg canggih, harusnya gak perlu jadi masalah besar. Gak perlu juga alasan biaya akan membengkak, krn kalo semuanya dilakukan dgn efektif dan efisien, bukan dgn mark-up dan korupsi, biayanya pasti bisa ditekan.

Lagi pula, dgn mekanisme suara pecahan begini akan bisa… ah, sudahlah… gak penting banget sih mikirin ginian! Mending main Wii aja yuk! *di kantor lagi demam Wii* :D


Wii on the home!

April 6, 2009

Akhirnya, ada juga rejeki lebih untuk beli Wii. Dan, barang yg aku pengen sejak awal tahun ini, sekarang udah nongkrong di rak TV ruang keluarga. Alhamdu… lillah. :D

Hari2 libur ke depan akan diisi dgn bermain Wii bersama Bily n Bina. Lumayan ada tambahan media reriungan bareng keluarga. Hari ini Bily udah sedikit2 bisa nyetir di game Mario Kart, walaupun seringnya malah melawan arus nabrakin mobil pemain lain. Aku sendiri lagi berusaha menguasai permainan Mario Power Tennis dan Pro Evolution Soccer 2008 (yg ini rada rumit, tapi seru!). Bundanya Bily masih malu2 mau ikutan maen, sementara cuman ikutan nonton doang (dan ngasih komentar tentu saja). Soalnya dia gak sepenuhnya setuju aku beli Wii, secara dia lebih pengen ngisi sofa di ruang tamu. Ma’af ya, Dek… kali ini kamu yg ngalah ya. :D

Kayaknya bakalan seru kalo ponakan2 pada dateng nih. Kapan ya liburan?